Posted by: Moeflich on: November 24, 2007
Pertengkaran suami istri dalam rumah tangga adalah hal biasa. Ia berfungsi sebagai ritme kehidupan. Tapi, bila sering terjadi alias terulang dan terulang lagi tanpa penyelesaian akan membuat rumah tangga tidak enak dijalani. Masalah rumah tangga yang rumit sering membuat stress suami istri, bila tidak tahu bagaimana jalan keluarnya dan bagaimana pemecahannya, sementara niat baik keduanya ingin menyelesaikan itu ada. Bila ini terjadi, ikuti dan laksanakanlah lima langkah nasihat berikut ini. Insya Allah dengan niat baik dan keterbukaan, masalah-masalah yang menghinggapi suami istri akan selesai dan sirna. Anda akan segera memasuki kehidupan rumah tangga yang bahagia dengan komunikasi suami istri yang harmonis.
1. Tamas (cuci muka)
Simbol membersihkan dan membuka diri. Membuka masalah secara terbuka dengan istri (atau anak) melalui dialog terbuka, ngobrol dari hati ke hati dengan penuh keterbukaan dan kesadaran dst, sehingga masalah disadari bersama-sama. Dalam tahap ini bukalah masalah masing-masing anggota keluarga secara terbuka dan kepala dingin. Jangan ada emosi dan jauh rasa marah, kesal apalagi dendam. Ngobrollah dari hati ke hati. Sikap emosional seperti marah, kesal dan dendam hanya akan memperburuk masalah dan membuat masalah bukan selesai bahkan bertambah dan berlarut-larut.
1
2. Rimasbas (meneteskan air mata)
Rimasbas adalah simbol menyadari kesalahan masing-masing dengan penuh insyaf sampai berurai air mata, sampai menangis karena sadar dan menyesali apa yang telah dilakukan oleh yang bersangkutan apakah itu suami, istri, orang tua atau anak. Tentu, tahap rimasbas ini akan terlalui setelah masing-masing pihak melakukan tamas secara terbuka.
1
3. Pulas (warnai atau isi dengan janji untuk berubah)
Setelah rimasbas, pulaslah (warnai) dengan pernyataan masing-masing, yaitu berjanji untuk saling menyetujui untuk berubah, untuk berusaha tidak mengulangi lagi, untuk membuka kehidupan baru dst.
1
4. Papas (memangkas sumber masalah)
Meniatkan dan merencanakan untuk memangkas atau mengeleminir sumber-sumber masalah masing-masing (bisa uang, materi atau kegiatan). Mengurangi hal–hal yang menimbulkan masalah dan pertengkaran demi perbaikan ke depan.
1
5. Abdas (syukur dan berdoa kepada Allah)
Simbol mengakhiri masalah dengan syukur dan kepasrahan pada Allah. Akhiri dengan berdo’a bersama, ibadah bersama, shalat tahajjud bersama sebagai langkah baru kehidupan yang lebih baik dengan memohon ridha dan petunjuk Allah.[]
Alhamdulillah dapat tips yang mudah2an amat sangat bermanfaat semoga keluarga saya dapat mewujudkan keluarga yag sakinah,mawardah,warahmah dan barokah.
semoga aja tips ini dapat membantu saya dalam penyelesaian masalah yang sedang saya hadapi saat ini.
trimakasih
smoga aja ngan tips ini saya bole selesaikan msalaku ini amiiiin
rizky.
trimakasi uda di kasi tips.moga2 bs slsai nie mslh/soaly uda di ujung tanduk.
July 17, 2008 at 4:22 am
good…. kalau bisa pakai dalil dong…