Kitab Paradigma Hikmah Lima

Prioritas Spiritual Kualitas Sebuah Gagasan

Posted by: Moeflich on: December 15, 2007

Individu, kelompok, lembaga, organisasi, perusahaan, masyarakat, negara atau komunitas apapun membutuhkan gagasan-gagasan yang bagus, segar dan cemerlang untuk kemajuan. Bila kita menggagas sesuatu untuk diri sendiri atau untuk orang lain, lembaga, perusahaan, masyarakat, buatlah gagasan yang berkualitas, berbobot, aplikabel serta bermanfaat. Dalam komunitas Muslim, gagasan yang bagus seharusnya berdimensi Tuhan, bermuatan kesadaran agama, berdimensi ukhrawi, tidak hanya untuk kemajuan duniawi saja. Sebuah gagasan bisa disebut bagus dan berkualitas menurut perspektif Islam, bila mengandung lima unsur dasar seperti diuraikan berikut ini.

 

1. Mudah Dikerjakan
Yang pertama, gagasan itu harus mudah dikerjakan. Gagasan yang canggih, menarik dan penting tetapi bila sulit dikerjakannya menjadi tidak ada nilainya, bahkan mungkin tidak bermanfaat (useless). Orang yang bijaksana tidak membuat gagasan-gagasan yang tampaknya hebat dan canggih tetapi sulit diterapkan, orang bijaksana justru memperhatikan kemudahannya untuk dikerjakan.

2. Menawan Dikenakan
Yang kedua, patut diperhatikan adalah gagasan itu menawan dikenakan. Sebuah gagasan yang bagus, setelah mudah dikerjakan adalah tepat, pas dan menawan ketika diterapkan pada masalah yang sedang dihadapi. Menawan dikenakan itu adalah gabungan atau akumulasi dari teorinya yang pas, metodanya yang akurat, timing-nya yang tepat, kemampuan yang ada, fasilitas yang tersedia dan seterusnya. Jadi, sebuah gagasan yang bagus, bukan hanya ide an sich tetapi juga dengan seluruh kesiapan aplikasinya yang memungkinkan.

3. Ringan Pembiayaan
Ketiga, selain mudah dikerjakan dan menawan diterapkan, gagasan yang bagus juga bisa diterapkan dengan ringan pembiayaan. Ini adalah perhitungan aspek ekonomis dan penghematan. Gagasan yang bagus dan canggih tetapi biayanya mahal menjadi berkurang nilainya, mungkin tidak aplikabel dan akhirnya tidak bermanfaat karena ketidaksiapan biaya. Dalam urusan apapun biaya merupakan aspek yang harus diperhitungkan agar gagasan bisa terpakai, bisa diterapkan dan bermanfaat. Pikirkanlah spending dananya yang ringan, murah, tentu tanpa mengorbankan aspek kualitas. Gagasan yang mahal belum tentu bagus, belum tentu bermanfaat. Gagasan yang bagus juga tidak diukur oleh mahalnya biaya, tetapi oleh kemampuannya diterapkan di lapangan.

4. Tak Ada yang Dirugikan
Keempat, usahakan juga gagasan yang kita kemukakan, agar maslahat, agar bermanfaat, agar diterima semua pihak, dan agar menguntungkan semua orang dan bernilai ibadah, tidak ada orang lain yang dirugikan. Banyak gagasan yang bagus, menarik dan penting, dan gagasan itu telah diwujudkan, tetapi merugikan sebagian atau orang banyak. Bila itu terjadi, gagasan itu malah jadi bencana karena ada orang yang dirugikan, disakiti hatinya, dihancurkan kehidupannya dan seterusnya sehingga malah mengundang azab Tuhan. Gagasan-gagasan pembangunan di kota-kota di Indonesia, demi kerapihan dan indahnya kota, demi kemajuan bangsa dan negara, demi kemajuan ekonomi dan akhirnya demi semakin kokohnya kapitalisme, banyak yang merugikan orang banyak, rakyat kecil, kaum miskin dan sejenisnya.
Ada pameo yang mungkin biasa pada para pengambil kebijakan atau pelaksana pembangunan: “Yaa… demi kemajuan (atau demi itu, demi ini), terpaksa mesti ada korban.” Ini adalah pikiran politisi yang tidak bermoral, pikiran penguasa kejam demi langgengnya kekuasaan, pikiran pengusaha yang tidak punya hati yang hanya ingin mengeruk keuntungan. Bila kita membiasakan dan melegalkan cara berfikir seperti ini, hati kita akan mati dan menjadi terbiasa berbuat bengis dan kejam pada orang lain. Posisi, jabatan dan kekuasaan yang kita miliki, yang banyak memakan korban tak berdosa, pasti akan menghancurkan kita di dunia atau di akhirat. Kita akan menjadi penjahat yang tak bernurani karena gagasan-gagasan kita merugikan dan mengorbankan banyak orang. Bisa jadi di dunia dia selamat, karena punya uang dan kekuasaan, tapi di akhirat? Siapa yang bisa melindunginya? Penguasa dan pengusaha –disadari atau tidak– adalah dua kelompok manusia yang gagasannya sangat riskan, rentan atau sering, merugikan orang lain. Maka, berhati-hatilah, menjadi dua kelompok manusia tersebut. Perhatikanlah, agar gagasan itu tidak merugikan siapapun.

5. Bisa Dipertanggungjawabkan di Hadapan Tuhan
Terakhir, sebuah gagasan yang bagus, setelah memenuhi keempat unsur diatas, adalah harus bisa dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan, baik di dunia ini maupun di akhirat kelak. Ini adalah aspek moral dan agama dari sebuah ide dan gagasan. Sebuah gagasan, walaupun sudah memenuhi empat kriteria di atas, belum tentu bisa dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan. Bisa jadi, sebuah gagasan mudah dikerjakan, menawan diterapkan, ringan pembiayaan dan tidak ada orang yang dirugikan, tetapi tidak bisa dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan karena gagasan itu bertentangan dengan syariat agama, bertolak belakang dengan akhlak dan moral kemanusiaan, menyakiti banyak orang dan seterusnya. Jadi, gagasan yang bagus, bermanfaat dan maslahat, secara esensi dan pelaksanaannya tidak boleh melanggar syariat agama, sebab semua perbuatan kita akan diminta pertanggungjawabannya kelak dihadapan Allah Yang Maha Berkuasa, Tuhan yang merajai kehidupan manusia, dan dihadapan-Nya kelak kita tidak akan berkutik.[]

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


  • ahmad: syukran atas artikelnya... sy ingin tanya doa apa yg bisa dibaca agar proses melahirkan berjalan lancar.... syukran
  • Zamah Saari: Menurut saya penjelasan di atas terlalu sempit tapi termasuk bagian yang benar. Bicara alam semesta maka isinya tidak hanya manusia di bumi ini. T
  • rizki: rizky. trimakasi uda di kasi tips.moga2 bs slsai nie mslh/soaly uda di ujung tanduk.
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.